Showing posts with label dokter spesialis kanker usus. Show all posts
Showing posts with label dokter spesialis kanker usus. Show all posts

Tuesday, February 25, 2020

Cermati Tanda – tanda Wasir Kronis


Cermati Tanda – tanda Wasir Kronis


Cermati Tanda – tanda Wasir Kronis – Sembelit atau susah Buang Air Besar (BAB) adalah salah satu tanda – tanda munculnya penyakit wasir atau ambeien. Penyakit yang dikatakan kronis apabila tidak dilakukan tindakan dengan cepat dan penderita wasir akan mengalaminya dalam jangka waktu yang panjang. Sedangkan wasir akut terjadi dalam waktu singkat dan cepat.

Faktor pemicu wasir berupa sembelit ini sangat umum dirasakan banyak orang. Sebenarnya ada banyak tanda atau gejala wasir kronis yang bisa Anda cermati. Simak lebih lanjut penjelasannya dalam artikel kali ini.

Cermati Tanda – tanda Wasir Kronis


Menurut Dokter spesialis wasir, penyakit wasir memang termasuk ke dalam jenis penyakit yang tidak terlalu berbahaya. Karena benjolan pada anus yang dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 2 sampai 3 minggu jika kalian langsung melakukan pengobatan dengan mengunjungi dokter spesialis wasir. Tentunya dengan obat – obatan luar seperti salep, dan itupun harus sesuai dengan anjuran dari Dokter.

Penyakit wasir atau ambeien akut dapat berkembang menjadi wasir kronis jika tidak segera ditangani. Akut dan kronis di dasari atas rentan waktu gejala yang ditimbulkan. Untuk itu kalian harus lebih cermati lagi tanda atau ciri seperti apa yang dialami wasir kronis.

Ciri – Ciri Ambeien Kronis


Ambeien yang sudah kronis bermula dari kebiasan seseorang yang terlalu keras mengejan dan duduk berlama – lama di WC. Serta kurang mengkonsumsi makanan berserat dan minum air putih. Hal itu bisa mengakibatkan sembelit dan akhirnya mengejan dengan keras. Adapun ciri – ciri penyakit wasir menurut beberapa Dokter spesialis wasir, yaitu :


  • Keluar Darah dari Anus


Keluar darah dari anus menjadi salah satu ciri awal timbulnya wasir. Namun, hal ini pun jangan kalian anggap sepele. Karena bisa jadi darah yang keluar mengindikasikan penyakit yang serius seperti kanker kolorektal atau kanker usus besar. Silahkan konsultasikan kepad Dokter spesialis kanker usus.

Kalian bisa bedakan ciri wasir dengan kanker usus besar. kalau untuk penyakit wasir, darah tidak akan keluar bersamaan dengan feses, tetapi kanker usus besar sebaliknya. Darah akan keluar bersamaan dengan feses. Ingat, kalian harus bisa membedakan hal ini.

  • Muncul Benjolan


Setelah mengalami perdarahan pada anus, biasanya akan mulai terasa benjolan. Benjolan pada fase ke 2 ini akan mampu masuk kembali kedalam anus. Namun, jika sudah berkelanjutan maka perlu bantuan dorongan dari tangan untuk memasukkan kembali.

  • Infeksi Pada Anus


Jika benjolan sudah tidak bisa lagi dimasukkan dengan dorongan tangan. Artinya anus kalian sudah terinfeksi dan pelingkaran anus. Segera kalian tindak lanjuti dengan berobat ke Dokter spesialis wasir.

  • Mengeluarkan Lendir


Hal ini bisa terjadi pada jenis wasir eksternal, wasir yang berada di area luar anus ini dapat muncul satu atau lebih lipatan dari kulit anus yang berupa jaringan penyokong dengan adanya sedikit pembuluh darah. Kemudian dengan sendirinya lendir akan keluar dari anus.

Untuk itu pengobatan yang cocok untuk penderita wasir kronis ini adalah dengan pembedahan yang dilakukan oleh Dokter bedah digestif. Di mana dokter tersebut berhak melakukan pembedahan atau operasi dengan metode bedah konvensional, laser, atau stapler. Akan tetapi pembedahan pada penderita wasir kronis harus diturunkan dahulu tingkatan derajat keparahannya.

Nah, itulah beberapa tanda atau ciri yang perlu kalian cermati dengan baik. Jangan menunggu hingga kronis. Segera lakukan pengecekkan dengan Dokter bedah digestif atau dokter spesialis wasir agar tidak menimbulkan hal yang lebih parah terjadi pada kalian.


Monday, December 2, 2019

Mencegah Penyakit Fistula Ani

Mencegah Penyakit Fistula Ani



Mencegah Penyakit Fistula Ani – Semua jenis penyakit dapat disembuhkan apabila kita secara teratur melakukan pengecekan kesehatan, sehingga penyakit dapat terdeteksi sejak dini. Jadi tidak akan sampai menjadi komplikasi penyakit yang kronis atau serius. Mengenai penyakit fistula ani yang sering terjadi pada laki – laki berumur 20 – 40 tahun.

Sebagian besar penyakit fistula ani terbentuk  dari sebuah abses anus, tapi tidak semua abses bisa menjadi fistula ani. Bahkan bisa terjadi pada pasien dengan kondisi inflamasi berkepanjangan pada usus ( Irritable Bowel Syndrome/IBS, diverticulitis, colitis ulseratif, dan penyakit crohn, kanker rectum, tuberculosis usus, HIV-AIDS, dan infeksi lain pada daerah ano-rektal. Lalu bagaimana cara cegah fistula ani? Sedangkan fistula dapat terjadi dari berbagai macam penyakit yang ada ada pasien.

Mencegah Penyakit Fistula Ani


Sebenarnya ketika anda sudah mengalami gejala – gejala munculnya fistula ani seperti nyeri terus menerus pada bagian anus, apalagi saat anda ingin duduk serta mengeluarkan cairan nanah yang berbau. Dua gejala ini bisa dipastikan anda terserang penyakit fistula, sehingga yang harus dilakukan adalah pembedahan. Jadi tidak bisa dicegah kembali, hanya dapat diobati dengan anjuran dokter spesialis fistula ani.

Mencegah Penyakit Fistula Ani
Sumber : https://www.ekopriatno.com/konsultasi-dokter-spesialis-fistula-ani/


Untuk mencegah fistula ani, anda dapat melakukan beberapa hal dibawah ini :

Usahakan jangan menunda atau menahan ketika anda ingin buang air kecil atau besar. Karena hal tersebut dapat memicu sembelit. Di mana feses yang ada dalam tubuh akan mengeras, sehingga akan menyulitkan anda BAB. Setelahnya anda akan mengejan terlalu keras. Ini bisa berakibat fistula ani.

Biasakan minum air hangat di waktu pagi. Karena air hangat ini dapat membantu melunakan feses dan melancarkan sistem pencernaan dalam tubuh. Sehingga BAB anda akan lancar setiap harinya.

Pilih makanan yang sehat dan rajin berolahraga. Dokter spesialis kanker usus menjelaskan bahwa salah satu terjadinya kanker usus bisa dikarenakan pola makan yang kurang sehat, seperti makan – makanan siap saji, minuman beralkohol, minuman bersoda, dan makanan mentah. Sebaiknya hal tersebut dikurangi atau bahkan dihindari.

Nah, sebaiknya saat ini anda atur gaya hidup yang tidak sehat menjadi sehat, seperti makan – makanan berserat, hindari makanan daging merah secara berlebihan, lebih baik makan makanan yang sudah matang dari pada anda mengikuti gaya hidup kekinian yang mencoba memakan daging mentah atau ikan mentah seperti orang asing. Kemudian rajinlah berolahraga 30 menit setiap harinya.

Segera konsultasikan kepada dokter spesialis fistula ani apabila anda mengalami gejala – gejala yang signifikan dari munculnya penyakit fistula ani. Mulailah, hidup sehat sejak dini. Banyak sekali macam penyakit yang dapat menyerang tubuh anda, bahkan sekalipun sistem kekebalan tubuh anda baik. Konsultasi dengan medical check up rutin kepada dokter untuk mengetahui anda tetap dalam kondisi tubuh yang sehat, sehingga kalaupun ada penyakit dapat terdeteksi lebih dini.

Tuesday, November 19, 2019

Apakah Kanker Usus Bisa Disembuhkan?



Apakah Kanker Usus Bisa Disembuhkan? – Kanker usus lebih sering terjadi pada usus besar (kolorektal). Penyebab utama kematian manusia dengan presentase paling besar karena kanker usus besar. Hal itu terjadi karena pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi kanker yang sudah stadium lanjut. Bahkan di Indonesia kanker usus (kolorektal) menempati urutan ke-3 yang lebih sering dialami setelah kanker servik dan payudara.

Apakah Kanker Usus Bisa Disembuhkan?

Tak jarang, pasien yang mengidap kanker seperti kanker usus besar salah satunya, memiliki rasa pesimis dalam menjalani hidup. Karena mereka beranggapan bahwa diri mereka terbatas oleh waktu yang tidak akan lama. Padahal, setiap kanker memiliki tingkatan stadium. Itulah sebabnya, jika kalian rutin melakukan medical check up walau dalam keadaan sehat, penyakit yang tidak menimbulkan gejala akan terdeteksi sejak dini dan bisa langsung dilakukan tindakan oleh dokter ahli kanker usus atau dokter bedah pencernaan.

Kanker kolorektal bisa sembuh jika dideteksi sejak awal. Memang pada stadium awal, kanker sulit dikenali karena tidak menunjukkan gejala apapun. Namun, apabila kalian sering mengalami gangguan pada pencernaan, ada baiknya segera lakukan pengecekkan dengan dokter.

Beberapa Pengobatan Kanker

Pengobatan kanker bisa dilakukan dengan beberapa tehnik. Bukan hanya operasi dan kemoterapi sistemik saja, tapi ada beberapa tehnik yang sudah dilakukan dari beberapa dokter ahli bedah digestif. Berikut pengobatan kanker usus terbaru :

Apakah Kanker Usus Bisa Disembuhkan?
Sumber : http://qncgamatblog.mystrikingly.com/

  • Intervensi
Pengobatan ini cocok untuk pasien kanker usus besar pada usia lanjut, karena tidak ada efek samping kemoterapi. Intervensi bisa dilakukan oleh jenis kanker apa saja, misalnya kanker lambung, kanker hati, paru- paru, payudara, serviks, nesofaring, tiroid, prostat, usus besar, dan lain – lain.

Tingkat cedera pada intervensi memiliki luka kecil hanya 2mm, minim timbulnya efek samping, dan komplikasi. Dibandingkan dengan cara konvensional membuat efek samping yang serius, seperti berkurang sel darah putih, rambut rontok, muntah, dan turun kekebalan tubuh. Sayangnya, tehnik ini masih jarang dilakukan oleh seorang dokter spesialis bedah tangerang maupun dokter spesialis bedah Jakarta.

Pemulihan pun sangat cepat karena kecilnya luka. Cara kerjanya lebih efektif karena obat langsung menuju pusat kanker untuk memotong suplai darah ke tumor yang membuat sel – sel mati, dan tidak merusak sel – sel normal lainnya.

  • Cryosurgery

Sangat cocok untuk pasien kanker usus yang memiliki tumor bedar dan tidak ingin melakukan operasi. Sebenarnya tehnik pembekuan ini sudah ada sejak dahulu. Saat ini dikembangkan kembali tehnik Cryosurgery yaitu teknologi dengan kemampuan ganda yaitu pembekuan dan pemanasan.

Keunggulan dari teknologi ini yaitu tingkat keberhasilan yang tinggi dengan komplikasi rendah. Tanpa melakukan operasi, hanya ada luka kecil untuk mengeluarkan darah. Termasuk dalam pengobatan fisioterapi, hampir semua jenis kanker dapat menerima terapi ini. Kemudian mencegah kambuh kembali, artinya setelah operasi kanker mudah kembali kambuh, setelah melewati proses terapi cryosurgery walaupun setelah terapi masih ada sel kanker yang tersisa, biasanya tidaka akan berkembang dengan cepat.

  • Brachytherapy

Pasien kanker usus yang tidak berani atau tidak dapat menjalani bedah reseksi. Dikenal dengan metode penanaman biji partikel. Kelebihan dari tehnik ini yaitu dengan perencanaan implantasi yang akurat, target dan jumlah partikel yang tepat. Efek yang signifikan, di mana radiasi langsung pada target, lebih efisien, dan efektif dalam membunuh sel kanker. Efek berkelanjutan dengan baik, tidak merusak jaringan normal disekitarnya, sangat aman karena radiasi dosis rendah hanya pada lesi tumor, dan cakupan yang luas hampir sebagian besar tumor padat.

  • Phytodynamic Therapy

Dikhususkan pada pasien kanker usus usia lanjut dan sudah pada stadium akhir. Terapi kanker photodynamic menggunakan photosensitive dan laser, dengan keefekifan tinggi membunuh sel kanker, adalah sebuah terapi tanpa luka. Pada tahun 1996 disetujui oleh FDA Amerika untuk diterapkan dalam klinis dan pada tahun 2003 disetujui oleh SFDA China untuk diterapkan dalam klinis.

Keunggulannya minimal invasive artinya tidak dilakukan operasi, hasilnya cepat, mencegah kanker kambung kembali karena membasi sel atau lesi kanker yang kecil juga. Jarang terjadi komplikasi.

Wah, banyak sekali ya kalalu kita biacara mengenai penyakit di dunia ini. Untuk itu kalian yang mengidap kanker jangan patah semangat untuk menjalani hidup. Tumbuhkan dalam diri kalian bahwa kalian mampu sembuh. Ingat, lakukan pengecekkan kesehatan dengan dokter spesialis kanker usus atau dokter lainnya. Meskipun dapat sembuh, usahakan sehatkan tubuh kalian lebih baik dari pada orang sakit.